Kamis, 27 Oktober 2011

Dunia Dikuasai Oleh Pemuja Setan

Share |
Pemuja Setan Yang Menguasai Dunia
(The Satanic Cult That Rules the World)

Oleh: Henry Makow Ph.D

"How can one chase a thousand, and two put ten thousand to flight unless...God had delivered them into enemy hands?" Deuteronomy 32:30

Sarkozy"Memeluk Islam atau mati." Ini adalah pilihan yang ditawarkan oleh Sultan Turki kepada Sabbatai Zevi sebagai hukuman kepada ybs karena memproklamirkan diri sebagai "Mesias” Yahudi pada tahun 1666.

Dengan berpura-pura pindah agama, Zevi terpaksa melaksanakan ajaran Islam. Tapi Zevi bukanlah seorang Yahudi biasa. Dia pemimpin Yahudi terkenal yang melaksanakan ajaran bid'ah berdasarkan jenis ajaran setan Cabalisme. Para rabi mengutuk dirinya dan para pengikutnya.

Setelah Zevi "murtad," dari agama Yahudi, lebih dari satu juta pengikutnya yang kemudian termasuk cukong seperti Rothschild meniru apa yang dicontohkan Zevi. Tapi mereka tidak hanya berpura-pura menjadi Muslim atau Kristen. Mereka juga berpura-pura menjadi orang Yahudi.

Pembelot Komunis, Bella Dodd mengungkapkan bahwa selama tahun 1930-an 1100 orang anggota Partai Komunis bergabung dengan Imamat Katholik.. Kemudian mereka menjadi Uskup, Kardinal dan boleh jadi Paus.

Dengan memakai strategi bunglon ini, pemuja setan menyusup dan menumbangkan sebagian besar pemerintah b:

"Melalui infiltrasi, tipu-daya dan kelicikan, jaringan yang tidak kelihatan ini dan agama, dan mendirikan sebuah tirani yang tak kelihatan tanpa banyak menarik perhatian. Dalam kata-kata peneliti genial Clifford Shack dinyatakan sbdatang untuk memerintah kita semua. Empat puluh satu tahun setelah kematian Shabbatai Zevi, pada 1717, mereka menyusup ke dalam perkumpulan Masonry di Inggris dan membentuk Freemasonry [penerus Zevi] .... yaitu Jacob Frank yang berpengaruh besar terhadap inti dari perkumpulan Freemasonry yang dikenal sebagai Illuminati, yang dibentuk pada tahun 1776. Freemasonry menjadi kekuatan tersembunyi di balik kejadian-kejadian seperti revolusi [Amerika, Perancis dan Rusia], berdirinya PBB dan negara Zionis Israel, Perang Dunia (termasuk Holokos!), pembunuhan terhadap keluarga Kennedy termasuk ayahnya yang mencoba menggagalkan upaya jaringan Illuminati di tanah Amerika.

Sabbatean /Frankists, juga disebut sebagai "Cult of the All-Seeing Eye" (lihat di bagian belakang uang satu dolar Anda untuk mulai memahami pengaruh mereka dalam kehidupan ANDA), mereka adalah bunglon politik dan agama. Mereka ada dimana-mana ... berkuasa. Mereka terdiri dari orang-orang baik DAN orang-orang jahat. Perang Dunia Kedua merupakan contoh utama. Para pemimpin berikut anggota "Cult of the All-Seeing Eye" (Sabbatean / Frankists): termasuk Franklin D. Roosevelt, Winston Churchill, Adolph Hitler, Eugenio Pacelli (Pope Pius XII), Francisco Franco, Benito Mussolini, Mao Tse-Tung. dan Hirohito"

IMPLIKASI

Jika Mr Shack benar, sejarawan, pendidik dan jurnalis berkolaborasi dengan menjunjung tinggi realitas palsu dan menjauhkan kita dari kebenaran. Dunia kita, persepsi kita tentang pengalaman manusia dibentuk oleh okult perkumpulan rahasia. Budaya kita adalah sebuah psy-op yang rumit.

Jelas, Sabbatean dan keturunan mereka akan menghabiskan perhatian kita. Sebaliknya, mereka tersembunyi dari pandangan kita. Mereka yang menentukan dalam apa yang disebut "Pencerahan," “sekularisme "" dan "modernisme," yang merupakan langkah kecil awal untuk masuk kedalam Setanisme mereka.

Menurut Rabbi Marvin Antelman, mereka percaya bahwa dosa adalah suci dan harus melakukan dosa untuk kepentingan diri sendiri. Karena Mesias akan datang ketika secara keseluruhan orang menjadi baik atau menjadi orang yang benar-benar jahat, Sabbatean memilih pelacuran: "Karena kita semua tidak bisa menjadi suci, maka marilah kita semua menjadi orang-orang berdosa."

Mereka menghujat berkah "membolehkan mengerjakan hal-hal yang haram dan terlarang" kemudian menjadi pengikut Illuminati, "do as thou wilt" merupakan ekspresi perasaan "keagamaan" mereka. Sepenuhnya a-moral, mereka berdalih dengan "tujuan menghalalkan segala cara ("To Eliminate the Opiate,"Vol. 2 p. 87)

Pada tahun 1756, Jacob Frank dan para pengikutnya dikucilkan oleh para rabi. Antelman mengatakan Sabbatean berada di balik gerakan Reformasi, Liberal dan Revolusioner abad Kedelapan belas. Mereka juga berada di belakang Reformasi Konservatif dan gerakan dalam agama Yahudi, termasuk asimilasi Yahudi yaitu "Haskalah". Dengan kata lain, orang Yahudi telah dipengaruhi oleh Sabbatean namun mereka tidak menyadarinya.

Itulah taktik mereka. Mereka tidak menganjurkan berdirinya kerajaan setan. Mereka dengan halus mengarahkan Anda dengan cara mempertanyakan keberadaan Tuhan, dengan menuntut "pembebasan seksual," "kemerdekaan" bagi perempuan, "internasionalisme," "kebhinekaan" dan "toleransi beragama." Semua ini mempunyai agenda tersembunyi: ". Untuk melumpuhkan “semua kekuatan kolektif kecuali kita sendiri"

Perbuatan Seks Yang Keterlaluan sebagai Sebuah Agama

Kita diberitahu "seks bebas" adalah "progresif dan modern." Bahkan, sekte Sabbatean memuaskan diri dengan saling tukar-menukar istri, pesta pora seks, perzinahan dan incest selama lebih dari 350 tahun. Mereka juga mempromosikan hubungan seks antar-ras. Mereka telah memasukkan sebagian dari kita ke dalam pemujaan mereka.

Antelman mengutip proses pengadilan rabbi dimana Shmuel, anak Shlomo sambil menangis mengaku ia menolak Taurat dan telah mendorong istrinya untuk melakukan hubungan seks beberapa kali dengan Hershel. "Saya bersalah. Dia Tidak mau melakukannya." (111)

Pengabaian seksual adalah karakteristik Komunisme yang tumbuh langsung dari Sabbateanisme. Jacob Frank menjadi germo istrinya yang cantik untuk merekrut orang-orang berpengaruh. Anggota Partai Komunis perempuan digunakan dengan cara yang sama. Adam Weiskaupt, pendiri Illuminati, menghamili adik iparnya.

Sebuah anekdot terkait: Dalam bukunya, "The Other Side of Deception," dijelaskan oleh Victor Ostrovsky, seorang pembelot Mossad, bagaimana Mossad bersenang-senang. Di sebuah pesta, para staf, termasuk banyak perempuan muda yang belum menikah, berkumpul di sekitar kolam renang dengan bertelanjang bulat.

Holokos

Pengaruh konspirasi Sabbatean tersembunyi di depan mata kita. Sebagai contoh, istilah "Holokos" digunakan tanpa memperhatikan arti yang sebenarnya. Rabbi Antelman menyatakan bahwa sebelum Perang Dunia Kedua, istilah yang benar berarti "persembahan korban yang di bakar" seperti dalam pengorbanan. (P.199)

Ia mengutip Bruno Bettleheim "menyebutnya yang paling tidak mempunyai perasaan, paling brutal, pembunuhan massal yang paling mengerikan, "persembahan korban yang di bakar" paling keji, merupakan sebuah penghujatan dan penodaan kepada Tuhan dan manusia." (205)

Kepada siapa dikorbankan? Untuk tujuan apa? Jelas, hal itu ada hubungannya dengan praktek okultisme Sabbatean '. Setiap kali kita menggunakan kata itu (holokos), tanpa disadari kita ikut serta dalam penghujatan mereka.

Menurut Antelman, Sabbatean membenci Yahudi dan mencoba memusnahkan mereka. Dia mengutip peringatan seorang rabi pada tahun 1750-an yang memperingatkan bahwa jika orang Yahudi tidak menghentikan Sabbatean, orang-orang Yahudi akan dihancurkan oleh mereka. (209)

Antelman mengatakan, dan memang ketika beberapa orang Yahudi berusaha menyelamatkan Yahudi Eropa dari genosida, "masyarakat konservatif dan reformasi [di AS] bersuka-ria dan mengabaikan peringatan kegiatan Sabatean ini serta tidak melakukan sesuatu apapun. Maka berdirilah organisasi seperti Kongres Yahudi Amerika, Komite Yahudi Amerika, dan B 'nai Brith." (217)

Perkawinan Antar Sesama Anggota Sekte

Anggota Sabbatean hanya menikah dengan sesama anggota sekte setan mereka. Namun ada pengecualian, mereka berkali-kali menikahi orang kaya bangsa-bangsa Goyim yang berpengaruh. Sebagai contoh ibunya Baron Rothschild Keempat (Jacob) bukanlah seorang Yahudi, demikian pula istrinya.

Contoh lain adalah pernikahan putri Al Gore pada tahun 1997 dengan Andrew Schiff, buyutnya Jacob Schiff. Ayah Gore adalah seorang Senator yang disponsori oleh Armand Hammer (Occidental Petroleum) yang ayahnya adalah seorang pendiri Partai Komunis Amerika. Seperti Hitlery dan Dubya, Al Gore merupakan agen Illuminati.

Kesimpulan

Manusia dalam cengkeraman pemuja setan kejam yang sangat besar kekuasaannya, mereka dapat membuat perang terhadap kemanusiaan yang tampak normal dan tak terelakkan. Bahkan ketika persekongkolan mereka diungkap, mereka dapat meyakinkan semua orang bahwa hal itu adalah rasis dan merupakan perasaan jahat untuk mempercayainya. Mereka memiliki orang-orang yang memfokuskan kepada porno seraya mendirikan sebuah negara polisi.

Masyarakat Barat bangkrut secara moral. Hal ini menguraikan jaringan rumit okult yang mengendalikan politik, informasi dan budaya. Kebanyakan pemimpin kita penipu atau pengkhianat. "Kaum terpelajar" telah disuap sementara masyarakat dibuat bingung dan hidup dalam kebahagiaan semu yang penuh tipuan.

Seperti sebagian besar negara dan agama, Yahudi telah dirusak dari dalam. Zionis adalah bidak dari Sabbatean yang menggunakan "holokos" untuk merekayasa penciptaan negara Israel. Jutaan orang Yahudi telah "dikorbankan" untuk membuat sebuah Negara Sabbatean, "persembahan korban yang di bakar" untuk Setan.

Tuhan memberi manusia Hidup: sebuah Keajaiban penuh drngan Kecantikan yang melekat dan penuh Makna. Dia memberi kita segala yang kita butuhkan untuk berkembang sesuai Rencana-Nya.

Tetapi orang-orang yang berpikir bahwa dengan kekuatan tak terbatas dan kekayaannya lebih baik daripada kasih yang tak terbatas, mereka telah membajak kemanusiaan. Mereka ingin merusak Tempat Pertemuan Indah kita dan sebagai gantinya memperbudak kita. Ini merupakan arti yang sebenarnya dari politik dan generasi kita.
Terkait:

1. Bagaimana Mereka Mengendalikan Dunia
2. Posed for Gay Porn, Schwarzenagger Introduces Homosexuality to CA Schools
3. List of 45 Republican Pedophiles
4. Mengapa Illuminati Membenci Yahudi?

Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

google translate
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!