Kamis, 23 Desember 2010

Demi Job, Sarah dan Rahma Azhari Rela Foto Bugil

Share |
Tidak disangka semua kalangan bahwa dua bersaudari Sarah Azhari dan Rahma Azhari foto bugil demi job. Di luar negeri foto bugil artis dan selebritis sudah biasa dilakukan untuk mencari uang. Tetapi Indonesia yang menganut adat timur yang menjunjung kesopanan foto bugil demi uang belum berani dilakukan, kecuali foto-foto syur yang biasa menghiasi majalah dewasa murahan.

Menurut pakar telematika Roy Suryo foto bugil mereka dilakukan semata-mata hanya untuk mencari job. Hal ini memulai babak baru dalam perseteruan mereka yang sebelumnya pernah panas.

Kasus foto bugil Rahma dan Sarah Azhari yang beredar di dunia maya sempat menjadi berita besar dan berbuntut dilaporkannya pakar telematika Roy Suryo oleh Rahma dan Sarah di Polda Metro Jaya akhir tahun lalu.

Perseteruan antara Roy dan Azhari sisters yang dibela oleh pengacaranya, Farhat Abbas, sempat memanas dengan mengungkit-ungkit latar belakang personal masing-masing. Namun belakangan, Roy menuduh Rahma dan Sarah berpose bugil hanya untuk mencari sensasi supaya nama mereka naik ke permukaan dan mendapat job-job iklan kembali.

Menurut Roy, masyarakat jangan sampai termakan oleh siasat Sarah dan Rahma dengan isu berbugil ria hingga akhirnya Azhari sisters tersebut mendapat job iklan short number. Malahan, masyarakat harus memberikan sanksi hukum ataupun moral untuk Rahma dan Sarah.

"Semoga masyarakat dan media memberikan pelajaran bagi mereka itu. Jangan sampai termasuk di dalam siasatnya. Mereka keluar dengan isu tertentu. Setelah isu itu, namanya naik dan kemudian diundang, larislah dalam berbagai event. Sekarang dia laris ya untuk iklan short number premium call. Jadi menurut saya, masyarakat harus memberi pelajaran untuk itu. Kalau tidak melalui hukum, ya sanksi moral kepada mereka," ujar Roy saat di temui KapanLagi.com secara eksklusif di bilangan Jl. Sudirman, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Popularitas Rahma dan Sarah sejak kasus foto tersebut bergulir di media massa memang semakin menanjak. Tapi Roy tidak setuju jika dua bersaudara itu dikatakan mencari popularitas. Roy berpendapat, Rahma dan Sarah kalau dibilang mencari popularitas masih terlalu jauh.

"Kalau dikatakan untuk mencari popularitas itu terlalu jauh, belum sampai ke sana. Tapi kalau akhirnya mereka menikmati ini jelas karena termuat di rubrik sosok di media ternama ibu kota, diundang live di beberapa stasiun TV, menjadi bintang iklan. Itu sih hak mereka, tapi sayangnya mereka terangkat kembali gara-gara kasus ini dan ketika mereka terangkat mereka tak pernah mau menjawabnya," terang Roy.
sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

google translate

Arsip Blog

Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!